Gambaran umum
Berdasarkan hasil observasi pada gerai Mix & Cool cabang Antasari Samarinda, dapat dilihat bahwa usaha ini memiliki daya tarik yang kuat di kalangan masyarakat, khususnya anak muda dan pelajar. Lokasi yang strategis serta harga produk yang terjangkau menjadi faktor utama yang membuat gerai ini ramai dikunjungi. Selain itu, konsep minuman dan es krim yang membuat Mix & Cool mampu bersaing di pasar tepatnya di Kota Samarinda yang memiliki cuaca panas sehingga cocok dengan produk yang ditawarkan.

Hasil observasi menunjukkan bahwa Mix & Cool cabang Antasari memiliki kondisi usaha yang cukup baik dan diminati masyarakat. Hal ini terlihat dari:
-
Lokasi gerai yang berada di area ramai dan dekat dengan sekolah maupun pusat aktivitas masyarakat.
-
Harga produk yang relatif murah dibandingkan brand minuman kekinian lainnya.
-
Tempat yang nyaman dan cocok untuk berbagai kalangan usia.
-
Pemanfaatan aplikasi online seperti GoFood dan GrabFood untuk meningkatkan penjualan.
-
Target pasar yang luas, terutama pelajar, mahasiswa, dan anak muda.

Selain kelebihan tersebut, ditemukan juga beberapa permasalahan, antara lain:
-
Area parkir yang kurang nyaman karena adanya tukang parkir yang dianggap mengganggu sebagian pelanggan.
-
Banyaknya outlet Mix & Cool yang berdekatan sehingga memunculkan persaingan internal.
-
Produk yang ditawarkan masih berfokus pada minuman dan ice cream sehingga variasi dessert belum tersedia.
-
Promosi memiliki batas waktu tertentu sehingga tidak semua pelanggan dapat memanfaatkannya.
-
Konten media sosial perlu terus diperbarui agar tetap menarik perhatian konsumen.
Ringkasan Hasil Observasi
Hasil analisis swot

1
Strengths (Kekuatan)
-
Memiliki harga produk yang terjangkau dibandingkan beberapa kompetitor lain.
-
Lokasi usaha strategis dan berada di kawasan ramai.
-
Tempat cukup nyaman untuk pelanggan.
-
Produk cocok untuk berbagai kalangan usia, terutama pelajar dan anak muda.
-
Brand Mix & Cool sudah dikenal luas oleh masyarakat.
-
Memanfaatkan media sosial dan aplikasi online sebagai sarana promosi dan penjualan.
Weaknesses (Kelemahan)
-
Banyaknya gerai Mix & Cool yang berdekatan dapat menimbulkan persaingan internal antar outlet.
-
Promo hanya berlaku pada waktu tertentu sehingga tidak semua pelanggan dapat memanfaatkannya.
-
Produk masih berfokus pada minuman dan ice cream sehingga belum memiliki variasi dessert tambahan.
-
Ketergantungan pada strategi harga murah sebagai daya tarik utama.
-
Standar pelayanan dan kualitas produk di setiap gerai berpotensi berbeda.
2
3
Opportunities (Peluang)
-
Cuaca Kota Samarinda yang panas mendukung penjualan minuman dingin dan ice cream.
-
Target pasar cukup luas terutama anak muda dan pelajar cukup besar.
-
Tren minuman manis masih diminati masyarakat.
-
Lokasi usaha dekat dengan sekolah dan kawasan ramai.
-
Pemanfaatan media sosial dapat memperluas jangkauan promosi.
4
Threats (Ancaman)
-
Persaingan bisnis minuman kekinian yang semakin ketat.
-
Perubahan tren konsumen menuju minuman yang lebih sehat.
-
Kenaikan harga bahan baku dapat memengaruhi harga jual produk.
-
Persaingan promo di aplikasi online semakin tinggi.
-
Munculnya kompetitor baru dengan konsep serupa.
-
Strategi pemasaran pesaing yang lebih kreatif dapat menarik perhatian konsumen.

Insight dari hasil identifikasi swot dan bmc
Berdasarkan hasil analisis SWOT dan Business Model Canvas, dapat disimpulkan bahwa Mix & Cool cabang Antasari memiliki potensi usaha yang cukup kuat karena didukung oleh harga yang terjangkau, lokasi strategis, serta tingginya minat masyarakat terhadap produk minuman dan dessert kekinian. Strategi pemasaran digital dan penggunaan aplikasi online juga menjadi faktor penting dalam memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.
​
Namun, usaha ini masih menghadapi beberapa tantangan, seperti persaingan bisnis yang ketat, perubahan tren konsumen, serta ketergantungan pada strategi harga murah. Oleh karena itu, Mix & Cool perlu melakukan inovasi produk, meningkatkan variasi menu, serta memperkuat strategi pemasaran agar tetap mampu bersaing di pasar.
Selain itu, pembaruan konten media sosial secara rutin dan pengembangan produk yang mengikuti kebutuhan konsumen dapat menjadi langkah strategis untuk mempertahankan loyalitas pelanggan dan meningkatkan daya saing usaha dalam jangka panjang.